Kalau Real Madrid ada Cristiano Ronaldo, Barcelona ada Lionel Messi, Manchester United ada Van Persie, Timnas Indonesia ada si Madun, masih kalah dengan tim besutan anak desa Tebing Tinggi, Tungkal. Yang bernama Cape Town fc, ada saya tentunya.
Sejarah lahirnya Cape Town fc :
Klub ini lahir ketika anak anak Cape Town dulunya sering mencari lapangan bola kesana kemari, tanpa hasil yang pasti. Dan, pada akhirnya ketemulah sesosok lapangan dengan tribun penontonnya tanah yang di tumbuhin rumput putri malu, gawang yang terbuat dari sisa ranting pohon, dan rumput lapangannya terbuat dari semen. Ya lapangan ini sebenernya bukan lapangan sepak bola, namun lapangan voli yang di paksa buat jadi lapangan sepak bola. Kami menamai lapangan ini dengan nama Cape Town terinspirasi kota di Afrika Selatan. Kami taunya dari piala dunia 2010 waktu itu.
Kami pun berpikir apa yang bagus buat nama tim kami ini. Setelah bertukar pikiran, saling mengeluarkan pendapat untuk nama tim tersebut, saling ngasih saran.. Dan yang terpilih adalah Cape Town juga sesuai dengan nama lapangannya. Ya otak anak Cape Town emang berjalan lambat, tapi seketika berubah kalau disuruh minum Teh Gelas, otaknya kencang minta ampun, seperti modem Flash Telkomsel awal awal ambil paket gitu. Ketika sesudah minum Teh Gelas, akhirnya kami sepakat nama klub dan lapangannya di sesuaikan.
Pemain pemain Cape Town :
Nuel : Kiper bertalenta bagus, memiliki tangan yang panjang, dia sangat cekatan kalo diajak maling mangga, dan kaki yang panjang pula seperti mainan tradisional enggrang, dia diumpamakan seperti David De Gea, bedanya De Gea nggak pake minyak rambut sedangkan Nuel makek.
Ade : Bek yang berbadan gempal, juga cocok dijadikan gelandang bertahan, susaih dilewatin, dengan badannya yang gempal dia lebih mirip tembok daripada pemain, dia diumpamakan seperti Michael Ballack, kalau Ballack memiliki rambut yang panjang jadi gondrong, sedangkan Ade kriwil kalo rambutnya panjang.
Hendri : Gelandang serang yang memiliki kecepatan dan stamina yang kuat, gelandang pengangkut air, coba aja suruh beli jajanan ke warung sebelah, dia dengan cepat dan berstamina, jajanpun cepat datangnya. Dia diibaratkan seperti Luka Modric, kalo Modric kepanasan make topi sedangkan Hendri kepanasan buka baju , terus dijadiin sorban dikepalanya agar nggak kepanasan.
Wilson : Striker yang berbadan tinggi, memiliki skill diam yang sangat mumpuni, cekatan di duel bola bola atas, lehernya panjang kebiasaan kebiasaan nyari buah di pohon. Dia diibaratkan seperti Fernando Torres. Bedanya, kalau Torres naik motor jadinya keren, sedangkan Wilson naik motor disangka tukang ojek.
Delta : Gelandang bertahan yang memiliki umpan umpan akurat, umpan silang maupun umpan lambung, memiliki body balance yang kuat, jadi sangat cocok kalo pintu rumah lupa terkunci, dia sangat cocok dijadikan pendobraknya. Dia diibaratkan seperti Steven Gerrard, kalo Gerrard setia sama istrinya, kalo Delta nggak ada yang di setia-in. Jomblo.
Dino : Striker yang memiliki positioning sangat bagus, memiliki umpan yang bagus juga, juga cocok sebagai gelandang, memiliki suara serak, saat ngeganggu kalo lagi main, dikira lapangan sedang diperbaikin padahal Dino sedang meminta bola. Dia diibaratkan seperti Frank Lampard, kalo Lampard ngasih coaching clinic ke anak anak, sedangkan Dino lebih sering kena marah Mamaknya.
Reza : Winger yang memiliki teknik dan skill yang sangat bagus, tendangannya akurat, larinya sangat cepat, sangat cocok buat kabur dari hukuman guru. Dia diibaratkan seperti Vino G. Bastian, karena sering berfoto bergaya kayak Vino di film Serigala Terakhir.
Genta : Winger yang memiliki skill yang bagus, umpan yang bagus, pandai dalam menahan bola, suka nginjit kalo tegak maupun lari, sangat cocok jadi Ninja Hatori. Dia di umpamakan seperti Lionel Messi, kalo Messi nendang make kaki kiri, Genta make kaki kiri buat cebok.
Obel : Gelandang yang memiliki skill yang bagus, body balance yang kuat, tendangan melengkung yang bagus, lincah kalo bermain di malam hari karna didukung kulit yang gelap, nggak nampak. Dia diumpamakan seperti Sergio Busquet, kalo Busquets jatuh kakinya luka diperban, Obel lebih milih ngisep lukanya terus dibiarin hingga mengering sendiri.
Pemain- pemain lainnya masih dalam tahap negosiasi, ada yang ingin memperpanjang kontrak ataupun lebih berniat untuk hengkang dari tim Cape Town ini. Kami semua berharap semua pemain tetep bergabung di tim yang lahir dengan cara nggak sengaja ini. Karena masalah keuangan dan manajer tim yang bernama Jogi sudah mau pensiun. Tim ini masih diragukan tampil di setiap ajang kompetisi.
Sejarah Terbuatnya Jersey :
Jersey kami pertama kali diciptakan pun dengan cara nggak sengaja, berawal dari sms ke semua pemain tentang pertandingan yang kami jalani sore hari. Secara nggak sengaja, mamak dari pemain/manajer kami yaitu Jogi membaca smsnya di hpnya Jogi. Kebetulan karena mamaknya maju sebagai Caleg pada tahun itu dengan tanpa unsur politik, kami dibelikan jersey oleh beliau. Awalnya kami semua nolak, tapi karena mamaknya Jogi maksa, yaudah kami terima, dengan lapang dada, karena Gratis.
Lambat laun kami menjadi klub yang lumayan besar, namun karena semakin lama pemain pemainnya juga pada pindah ke provinsi lain, ya bisa dihitung berapa kali kami main dalam satu musim. Saya, sebagai playmaker terbaik Cape Town, sangat prihatin akan masadepan klub ini. Tapi saya tidak berniat buat hengkang, kebersamanlah yang buat saya betah di klub ini. Foto-foto pemainnya belom sempet saya share, kalo main lupa bawak kamera terus sih. Kalopun inget, lowbat batre kameranya. Nasib.
Sekian dari serba serbi Cape Town atas kru yang bertugas, Assalamualaikum warrahmatullahi wabbarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar