Jumat, 16 Maret 2012

Film : "Negeri 5 Menara, film yang bagus buat pelajar di Indonesia"

Salah satu film Indonesia yang menarik menurutku adalah film Negeri 5 Menara. Film ini baru mulai tayang di bioskop,1 Maret 2012. Film Negeri 5 Menara menceritakan mimpi seorang anak untuk dapat melanjutkan studinya di ITB yang ingin menjadi orang hebat seperti BJ. Habibie, salah satu orang yang memiliki kecerdasan luar biasa di Indonesia.

Film Negeri 5 Menara memiliki hikmah dan inspirasi tentang tekad, kerja keras, dan persaudaraan. Dimana jika kita bersungguh-sungguh dan bertekad besar dalam meraih impian kita, niscaya kita dapat meraihnya. Walaupun akan ada banyak tantangan dan hambatan di setiap langkah kita.

Cerita Film Negeri 5 Menara ini bermula dari seorang anak bernama Alif. Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia selalu bermimpi, bahwa dirinya bisa menguasai bahasa Arab dan Inggris, kemudian dia ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.



Alif tinggal di sebuah kampung kecil dipinggir danau Maninjau, dia yang tidak pernah menginjakkan kakinya ke luar tanah Minang harus mengalahkan impiannya memenuhi keinginan sang bunda, Amak yang menginginkan Alif masuk pesantren di pulau Jawa.

Amak berharap Alif bisa bermanfaat bagi banyak orang, seperti Bung Hatta dan Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Alif menerimanya dengan setengah hati, dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah Pondok Madani di sudut kota Ponorogo, Jawa Timur.





Kedatangannya di Pondok Madani yang terkesan kampungan dengan berbagai peraturan yang ketat semakin meremukkan semangat Alif. Namun seiring berjalannya waktu, ia pun mulai bersahabat dengan teman sekamarnya, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, dan Dulmajid dari Madura. Berawal dari kebiasaan berkumpul di bawah menara masjid, mereka berenam pun menamakan diri Sahibul Menara, alias Pemilik menara.



Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani, Alif dan sahabat-sahabatnya terinspirasi oleh perkataan Ustad Salman, salah seorang guru di pondok pesantren itu. Man Jadda Wa Jada..Man Jadda Wa Jada, yaitu Barang siapa bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Keenam sahabat ini memiliki impian masing-masing dan bertekad meraihnya.



Alif masih bermimpi bahwa dirinya bisa menguasai bahasa Arab dan Inggris, kemudian dia ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika. Maka dari itu selesai dari Pondok dengan semangat besar dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah.



Namun sahabat karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya yaitu ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa ijazah.

Alif letih dan mulai bertanya-tanya: “Sampai kapan aku harus teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup ini?” Hampir saja dia menyerah. Rupanya mantera man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Alif teringat mantera kedua yang diajarkan di Pondok Madani, yaitu man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung.
Menurutku, ni film intinya sama seperti Film Laskar Pelangi. Namun, film ini ada unsur Islamnya.
Banyak yang dapat kita petik dari film ini. Apalagi, buat pelajar-pelajar Indonesia yang memiliki impian. Recomendded deh ni film :).

Whatsapp : "No BBM, no problem!"

Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?
Jangan kahawatir sob! Pake aja Whatsapp.
WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.
Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.
So,patut dicoba juga nih :)

Humor : Kelakuan Pengguna Blackberry Android dan Iphone

Kelakuan Pengguna Blackberry vs Android vs Iphone HP DITENTENG DI JALAN - BB : Lagi nungguin bbm dari si ayang : (always bbm) - Android : Lagi sambil nge-restore, rom yang sebelumnya ga enak. (always ngoprek) - Iphone : Gpp, seneng aja megangnya. (always bangga) DI DALAM CAFE SENDIRIAN - BB : Wakaka, bego banget sih neh orang, broadcast ke yang laen ahh. (dengan suara kencang) - Iphone/Android : senyum2, baca tret di kaskus “ada ababil pake BB ketawa kenceng banget di cafe” NGECHARGE HP SAMBIL DI PAKE - BB : lagi tanggung neh, si A curhat seru banget di grup. - Iphone : lagi tanggung neh, bentar lagi level 200 selese gw. - Android : lagi tanggung neh, download rom baru, ga sabar pengen ngeflash. STATUS BUSY DI MESSAGING - BB : ga bisa diganggu, lagi nyetir. (hanya nyetir yang bisa menghentikannya) - Iphone : busy. “ga sengaja ke sync itunes, ilang deh apps gw” (for jailbreak users only) - Android : not available, “lagi ngeflash rom” (almost all users) LAGI SENENG - Android : Horeee, akhirnya Hp gw dapet ICS, download… download - Iphone : Horeee, akhirnya tamat juga neh game. Maen apaan lagi yah? - BB : Horeee, akhirnya keluar juga BB gw dari service center. NYASAR DI JALAN - BB A = BB user T = temen yang nyupir A : “bentar gw bbm temen gw yah… Oi ciiinnn, ke airport dari Jl. A lewat mana?”. T : “udah dibales belom, kok lama?”. A : “bentar lagi pending”. T : “hadeehhh….” - Iphone B = Iphone user S = SIRI B : “tenang ada SIRI”. S : “What can I helped you sir B”. B : “Show me the way to aerpot”. S : “Sorry sir B, I don’t understand the meaning of Aerpot”. - Android C = Android User T = Temen yang nyetir C : “Tenang ada Google Maps…. oke dapet… 100 meter depan belok kiri”. T : “ohh oke… 100 meter kan… bukan belokan di depan berarti”. C : “ehh… loh.. kyknya yang itu deh”. T : “Lah katanya 100 meter?”. C :”Maap lagi dapet EDGE, Accuracy 1000 meter “.(akurasi google maps tidak cukup hanya gps, butuh signal juga. Kecuali pake 3rd party seperti ndrive/papago)(pengucapan yang salah tidak akan dimengerti oleh SIRI) APLIKASI - Iphone : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, cmn mahal juga yah 25 dollar. Nabung dulu deh.(menghargai hasil kerja orang lain) - Android : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, download ahh dari blapkmarket/pandaapp/apktop /4*shared/filestube. (hidup petani ) - BB : Wah kayaknya keren neh aplikasi buat edit foto, ada yang buat BB ga yah?? (so sorry to heard that) GAME ONLINE - Iphone : “Ayo coba lawan karakter Homerun 3D gw” - Android : “Sapa takut? buruan add gw.” - BB : “Ya udah, gw kasih support aja deh buat kalian.” BROWSING - Android : “Beehh liat deh di website ini, keren euy” - Iphone : “yahh pake flash yah, ga nongol di gue” - BB : “ini web kok ngga muncul2 yah?” YOUTUBE STREAMING - Android : “Wakaka kocak neh video” - Iphone : “Mana2… apa judulnya?? Haha iya gebleg banget” - BB : “Berisik… boros pulsa tau….” DEBAT DEVICE A = Android freak I = Iphone freak B = Blackberry freak A : “android is the best” I : “iphone lah lebih mantab” B : “tapi kalian berdua kan ga punya BBM” A : “tapi google maps gw paling lengkap petanya” I : “gw juga punya google maps, game gw lebih banyak” A : “ahh… game terkenal iphone bentar lagi juga ada di android, elo kan ga bisa dioprek sistemnya” I : “gw bisa di jailbreak kok, tapi SIRI gw keren abis” A : “lebih responsif juga google voice gw, elo kan ga bisa jalanin flash” I : “ngapain flash kan berat, mending html5″ A : “kalo itu sih gw juga bisa, terus….(dipotong oleh B)” B : “tapi kalian berdua kan ga punya BBM” BELI HP BARU Iphone : beli ini untuk 1-2thn kedepan (mencari efisiensi) BB : ini BB gw yang terakhir (mencari-cari alasan) Android : Anjriiittt, udah mau keluar lagi yang baru (mencari duit tambahan ) PERJALANAN HP - Iphone 2G : Pelopor Full touchscreen 3G : Pelopor smartphone tipis 3GS: Pelopor kenaikan IOS di dunia 4 : Pelopor HD Display 4S : Pelopor ganti iphone baru - Android 1.5 : Bener-bener pemain baru 1.6 : Benerin yang 1.5 2.1 : Bener-bener niat ngejar IOS 2.2 : Mesti banyak dibenerin 2.3 : Bener-bener ueeenaaakk dipake 3.0 : Bener-bener buat tab 4.0 : Bener-bener deh… masa device gw ga dapet - BB Pearl : Yang penting BB Curve : Yang penting BBM Bold : Yang penting Keren Storm : Yang penting Touchscreen Onyx : Yang penting buat kerja Torch : Yang penting style dapet, touchscreen dapet Dakota, Bellagio, Apollo : Yah ga penting-penting amat, yang penting BB baru (Sumber : id-ipad official blog)

android vs blackberry. PIlih yang mana?

Blackberry dan Android adalah dua platform mobilephone yang bersaing ketat di pasar smartphone, saat ini. iPhone-nya Apple, gimana? Untuk pasar smartphone di Indonesia, iPhone kurang bisa bersaing. Bukan karena kualitas iPhone jelek (justru sebaliknya), tapi karena harga-nya yang menurut saya kurang bersahabat dengan kantong kebanyakan orang Indonesia. Harga paling murahnya saja di atas 5 juta rupiah. Sedangkan blackberry dan ponsel Android, walaupun ada juga yang harganya di atas 5 juta, tapi yang di bawa 5 juta rupiah lebih banyak, bahkan ada yang di bawah 2 juta rupiah. Pada postingan kali ini saya tidak akan memaparkan kekurangan serta kelebihan blackberry dan ponsel android. Kenapa? karena saya belum pernah menggunakan keduanya. Kalau pinjam punya teman, iya, pernah! :D Saya masih pake handphone sejuta umat, yang ber-OS Symbian, itu loh..! :D Sempat kepikiran untuk mengupgrate-nya ke Nokia N8 dan Nokia E7, karena tergoda dengan kameranya yang beresolusi 12MP. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, sekalian blackberry atau android aja, ah! Bosen dengan brand itu2 terus. Pengen nyobain sesuatu yang baru. :) Lagi pula untuk pasar smartphone, nokia sudah kalah telak. Nah, masalahnya sekarang, saya bingung milih antara blackberry dan android. Karena itu, saya ingin minta saran dari teman-teman semua, khususnya yang pernah menggunakan blackberry dan android, kira-kira menurut pengalaman kalian, apa kekurangan serta kelebihan dari blackberry dan android? Kalau menurut salah seorang teman, katanya blackberry koneksi internet-nya bagus (stabil) serta hemat bandwidth. Sedangkan android, kebalikannya. Tapi android, selain pilihan ponsel sangat beragam, fitur dan aplikasi pendukungnya juga lebih banyak. Itu kata teman saya sih… Makanya untuk lebih memastikan, saya butuh pendapat lain dari orang-orang yang pernah menggunakan blackbery dan android. Tolong dibantu yaa.. dibantu yaa…!! prok prok prok! :D *Pak Tarno mode on* UPDATE Setelah menimbang, mengukur, menggali, dan menanam ( lhoo.. apaan tuh? :D ) Saya ulangi! Setelah menbaca dan mendengar dari berbagai sumber termasuk dari komentar-komentar di postingan ini, serta sempat juga mencoba sendiri (walaupun pinjaman) maka dengan ini saya nyatakan, saya pilih Ponsel ANDROID! Thank you buat teman-teman yang telah sudih memberikan masukan dan pendapat-nya seputar android vs blackberry. Sekarang saya sudah mantap memilih Android sebagai OS (Operating sistem) dari Gadget yang akan saya beli. Pengennya sih Samsung Galaxy S II, tapi masih bingung karena kabarnya Samsung Galaxy Note sebentar lagi akan diluncurkan (kemungkinan satu atau bulan ke depan). Sempat juga sih.. kepikiran Samsung Galaxy Mini, tapi saya pikir-pikir, ah tanggung! Sekalian aja beli kakaknya yang layar dan spesifikasi-nya lebih tinggi. Mahal sedikit, gak apa2 lah.. yang penting puas. :)

sekarang azamannya android

Android menurut Wikipedia sebenarnya merupakan robot yang dibuat menyerupai manusia, baik secara tampilan maupun tingkah laku. Sebaliknya Android yang akan dibicarakan disini adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux dan dikembangkan oleh GooGLe.

Terhitung sejak perilisan perdana pada 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Hal ini memberikan satu alternatif lagi kepada pengguna telekomunikasi untuk memilih teknologi yang biasa ditanamkan pada sebuh ponsel pintar (smartphone).

Maka tidak salah apabila para pengembang sistem operasi yang sejak awal sudah mengcengkram cakar mereka seperti Windows Mobile, Symbian, Blackberry, iPhone bahkan Linux mulai bertanya-tanya seperti apa sih sistem operasi terbaru ini ?

Android identik dengan penggunaan aplikasi yang bersifat terbuka (open source). Dalam pengoperasiannya Android siap di-backup oleh semua fitur yang dimiliki oleh Google Inc seperti Google Map, Google Search, Google Talk, Google Calendar hingga Google Mail. Hal ini tentu saja menjadi sebuah penawaran yang menggiurkan mengingat hampir semua fitur yang ditawarkan sudah familiar digunakan. Sayangnya untuk dapat menikmati semua fitur tersebut dengan baik, Google mensyaratkan koneksi internet yang minimal mendukung frekuensi 3G yang kemudian dirasakan agak memberatkan konsumen dari segi biaya. Borosnya Bandwidth yang dibutuhkan adalah salah satunya.



Kendati demikian, banyak teknologi positif yang dapat dimanfaatkan ketika saya mencoba menjajal Android baik melalui Emulator yang dapat dijalankan melalui sebuah PC ataupun langsung melalui ponsel pintar yang telah mengadopsi Android. MultiTouch pada area Homescreen, akses Menu dan fitur lainnya tanpa stylus, pengoperasian yang tidak seribet WinMob dan juga tampilan yang mudah dipahami merupakan hal pertama yang membuat saya ingin beralih pada Android.

Pada pengembangannya Android kini telah diadopsi oleh beberapa vendor ponsel terkemuka seperti HTC, Sony Ericsson, Samsung, Motorola, LG bahkan vendor ponsel lokal seperti IMO, Huawei dan i-Mobile. Masing-masing vendor tersebut memanfaatkan beberapa rilis Android yang berbeda untuk setiap seri ponsel yang dimiliki seperti Andoid 1.1, versi 1.5 Cupcake, 1.6 Donut, 2.0 dan 2.1 Éclair. Entah kebetulan atau tidak, setiap rilis resmi yang diluncurkan Android menggunakan pengurutan Abjad sebagai nama pengingat. Sebagai pertimbangan dari sebuah kebetulan ini kabarnya pihak pengembang sedang berancang-ancang merilis versi berikutnya dengan nama Froyo serta GingerBread. (sumber : pande baik )